Indahnya Jogja Lantai Dua, Ini Deretan Tempat yang Memesona

Puncak Becici ~ Spot Foto Instagrammable

Jogja Lantai Dua Kartanesia – Pernah dengar kata Jogja lantai dua, dimanakah itu? Itu adalah istilah yang dialamatkan pada indahnya pegunungan Dlingo. Dlingo adalah sebuah kecamatan di Bantul, Yogyakarta, terletak di bagian paling timur di Kabupaten Bantul, berbatasan dengan Gunungkidul, inilah destinasi wisata terbaru dengan tingkat kunjungan membelalakkan mata.

Setidaknya, dari olah data Kartanesia, tempat-tempat wisata di daerah ini didatangi minimal 2.500 orang pada hari biasa. Pada Sabtu-Minggu, jumlah itu berlipat beberapa kali. Ada apa saja sajakah di tempat ini?

Hamparan pegunungan ini dihuni enam desa Terong, Jatimulyo, Dlingo, Temuwuh, Muntuk, Mangunan. Karakter pegunungan batu yang dihuni desa-desa ini membuat mereka kaya akan pemandangan alam mengagumkan mulai dari tebing-tebing memanjang di tiga desa sekaligus. Tebing-tebing itu bakal membuat Anda bisa menyeruput kopi panas sembari menatap lautan cahaya Jogja yang gemerlapan bagai bintang-gemintang.

Pemandangan ini menjadi lebih sempurna karena bakal Anda nikmati di tengah rerimbun hutan pinus yang sejuk dengan suara desau daunnya yang khas dan misterius. Wisata seperti ini ada di Desa Terong bernama Hutan Pinus Pengger. Desa ini juga memiliki Mungker, puncak bukit yang tertinggi pada pegunungan ini. Bukan itu saja, terong juga punya beberapa spot dengan pemandangan alam persawahan indah bak lukisan. Bayangkan sawah padi berundak-undak seperti yang banyak terdapat di Bali.

Di Desa Muntuk, tetanggaan dengan Desa Terong, berderet tempat wisata yakni:

  • Puncak Becici
Puncak Becici ~ Spot Foto Instagrammable
Instagram @puncakbecici

Hutan pinus dengan sebuah puncak bukit yang akan menyajikan pada Anda pemandangan lepas kota Yogyakarta dari atas. Begitu indahnya tempat ini hingga mantan orang nomor satu di Amerika Barrack Obama dan keluarganya pernah jalan-jalan ke sini.

  • Pinus Sari

Kawasan hutan pinus dengan dedaunan pinus menutup tanah. Warna daun pinus yang cokelat membuat area ini seperti berlantai karpet cokelat. Udara yang sejuk pepohonan pinus membuat tempat ini ‘mengandung’ banyak spot berswa foto yang dijamin bakal membuat Anda tak ingin pergi dari sana. Ada banyak tempat duduk untuk Anda yang ingin menikmati simphoni alam desau daun sembari merasakan kabut tipis menggelayut batang-batang pohon di tempat itu.

  • Pinus Asri

Hampir sama dengan Pinus Asri tetapi Pinus Sari berada di sisi barat jalan raya sehingga memiliki pamandangan hamparan kota Jogja yang menawan dengan anjungan unik tempat Anda mengambil foto cantik. Tempat ini juga memiliki panggung teater dengan panggung dan tempat duduk dari batang-batang pohon. Ini tempat perform bagi berbagai acara komunitas atau kesenian lokal pada momen tertentu.

  • Seribu Batu

Adakah obyek wisata suasana hutan dengan bebatuan seukuran gajah bertenggeran secara alami dan bakal menjadi obyek foto yang menarik buat siapa saja. Anda juga bakal melihat rumah-rumah kecil berbentuk bulat-bulat terbuat dari kayu dan akar-akaran. Ini adalah tempat wisata tempat Anda bisa mendapatkan tempat selfi terbaik.

  1. Lintang Sewu

Adalah hamparan pelataran luas dengan pephonan dan beragam bunga di beberapa spot. Tempat ini memiliki gardu pandang yang juga ciamik tetapi di bawahnya berupa hamparan persawahan. Ada banyak spot foto dan yang paling fenomenal adalah bentuk gerbang dan anjungan unik tempat Anda bergaya  di depan kamera.

  • Jatisari Ecopark

Jika lainnya hutan wisata dengan didomiasi pinus, tidak demikian halnya Jatisari. Berada di Dusun Seropan, warga setempat memoles bebarapa bukit dan membiarkan segala sesuatunya alami di sini mulai dari jalan setapak hingga bangunan-bangunan ikonik yang dibangun para pengelolanya. Anda bakal memasuki jaman Flinstone di sini. Jatisari juga punya pemandanga elok ngarai, bukit dan sungai yang mengular si bawahnya.

Desa Mangunan tak kalah elok dengan Muntuk. Di desa ini Anda bakal menikmati pemandangan alam luar biasa karena memiliki beberapa area perbukitan dengan sisi yang berbeda dengan yang dimiliki Muntuk. Inilah beberapa tempat elok di Mangunan:

  • Kebun Buah Mangunan, Negeri di Atas Awan

Kebun Buah dengan pemandangan hamparan lembah dan ngarai di bawahnya. Jika Anda datang ke tempat ini subuh hari Anda bakal dapatkan lautan kabut bak awan di langit tepat di kaki Anda sehingga Anda bakal seperti sedang berada di Negeri di Awan. Menebar ke seluruh permukaan sepanjang mata memang. Inilah tempat yang akan membuat Anda merasa seperti berdiri di atas awan sehingga tempat ini disebut Negeri di Atas Awan.

  • Puncak Panguk

Adalah bibir tebing di sisi yang hampir sama dengan Kebun Buah tetapi memiliki sudut pandang yang berbeda. Di sini lautan kabut lebih jelas terlihat dan benar-benar akan membuat Anda merasa sedang berdiri di atas awang-awang.

  • Jurang Tembelan

Hampir sama dengan puncak Panguk dengan sudut pemandangan yang berbeda. Sama-sama menyajikan pemandangan spektakuler.

  • Bukit Mojo

Pemandangan menakjubkan tebing, lembah dan ngarai dengan sungai Ota mengular di bawah adalah sajian alam yang bakal Anda nikmati di sini. Tempat ini juga memiliki tempat-tempat ciamik bagi para penyuka olahraga alam bebas untuk berkemah, hiking, trekking dan sebagainya.

  • Watu Goyang

Berada pada sisi barat perbukitan sehingga memiliki pemandangan yang berbeda. Watu Goyang adalan puncak bukit dengan gumuk (batu besar) yang diyakini bisa bergoyang-goyang. Anda bisa duduk atau berdiri di tempat ini. Ini adalah spot foto yang super keren bagi anak muda.

Itulah beberapa tempat di Mangunan yang hinga kini terus menyedot wisatawan datang bak tsunami. Bahkan di Mangunan ini masih ada beberapa tempat ciamik di Mangunan ini yang bakal membuat Anda terperangah begitu sampai ke sana. Lalu mari kita melihat Desa Dlingo.  Ada apa di Desa Dlingo?

Berbeda dengan Mangunan dan Muntuk yang berada di atas puncak perbukitan. Sebagian besar wilayah Dlingo memiliki permukaan yang landai. Tetapi tak berarti tidak memiliki pesona wisata. Bagian selatan desa ini adalah tebing yang berakhir di lembah sungai Oya. Nah, lembah inilah yang menciptakan undak-undakan bagi sungai alami yang ada. Hasilnya, terciptalah Air Terjun Lepo. Uniknya, air terjun ini membentuk kolam pemandian mirip kolam renang pada bebatuan di bawahnya sehingga langsung menjadi buruan para pecinta permainan air. Memiliki beberapa undakan, air terjun ini dengan cepat segera menyedot banyak orang untuk datang.

Selain air terjun, Dlingo juga membuka wisata river tubing Sungai Oya yang terkenal itu. Menggunakan ban dalam mobil, Anda bisa memilih durasi yang berbeda tergantung nyali Anda. Hanya dengan Rp. 50 ribu saja Anda bakal mendapatkan paket River Tubing nan panjang dan pasti memuaskan. Air terjun yang indah juga dimiliki Desa Jatimulyo. Namanya Randusari, air tercurah dari atas tebing di salahsatu sudut desa ini. Amda bisa mendengarkan suara gemuruh air terjun sembari berbaring di atas hammock yang nyaman di tempat ini.

Itu semua baru sebagian saja keindahan alam yang dimiliki Dlingo. Desa-desa ini masih memiliki beragam pesona mulai dari keindahannya, view-nya, goa, camping ground hingga homestay bersuasana desa yang siap menyambut Anda jika berlibur ke sana. Pingin menikmati deretan pesona ini tanpa ribet, Anda tinggal membeli Paket Wisata saja, dengan begitu Anda tak perlu pening kepala soal bagaimana menuju ke tempat ini. Soalnya, jalur menuju ke tempat ini bukan main-main, haruslah supir berpengalaman yang memegang kemudi. Ya, Dlingo memiliki jalur berkelok dan curam.

Penulis sangat mekomendasikan Kertanesia sebagai biro wisata yang sangat kompeten menjadi pengawal Anda menikmati indahnya alam Dlingo. Biro lainnya adalah Tuguwisata.com. Ini adalah perusahaan yang sudah lama malang-melintang mengantar para pelancong mengunjungi aneka tempat di Jogja dengan harga yang miring tapi layanan istimewa. Dijamin Anda bakal mendapatkan liburan berkesan bersama Kartanesia atau Tugu wisata. **

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *